Mengenal Teknik Pencahayaan Low Light untuk Foto Produk Minuman Botol

Mengenal Teknik Pencahayaan Low Light untuk Foto Produk Minuman Botol

Design

Untuk memotret produk seperti minuman dalam botol yang beberapa tahun terakhir ini banyak diminati, Anda bisa menggunakan teknik pencahayaan low key. Teknik ini digunakan jika Anda ingin foto produk minuman botol untuk menonjolkan keindahan dari objeknya. Untuk tahu lebih lengkap, simak informasi berikut.

Pengertian Low Light Photography

Low light photography merupakan pemotretan dalam kondisi yang cahaya minim dengan tujuan untuk memberikan efek dramatis. Kecepatan rana yang digunakan teknik ini seperti di https://www.sribu.com/id/cat/jasa-foto-produk lebih lambat dibandingkan biasanya. Sedangkan bukaan yang digunakan biasanya 2,8 dengan iso diatas 400.

Untuk memotret produk dengan menggunakan teknik ini, Anda wajib menggunakan tripod. Dengan begitu, Anda bisa bereksperimen dengan shutter speed untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mengenal Teknik Pencahayaan Low Light untuk Foto Produk Minuman Botol
Mengenal Teknik Pencahayaan Low Light untuk Foto Produk Minuman Botol

Tips Gunakan Low Light

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, jika Anda menggunakan low light, maka perhatikan hal berikut ini.

  • ISO 400-800

Karena cahaya yang digunakan rendah, maka Anda harus menaikkan ISO sehingga hasil foto yang diperoleh tidak terlalu gelap. Ini karena ISO akan menentukan seberapa cepat cahaya mencapai ke sensor gambar. Dibandingkan menggunakan ISO 100-200, Anda bisa menggunakan ISO 400-800. Penggunaan ISO yang terlalu tinggi akan membuat noise semakin tinggi.

Namun, karena Anda menggunakan lighting untuk lebih memperlihatkan produk yang Anda potret, Anda bisa menggunakan ISO yang lebih rendah misalnya 400. Jadi, Anda bisa menyesuaikan besar ISO sesuai dengan gelap terang dari produk yang ingin Anda tonjolkan.

  •  Aperture

Aperture atau f digunakan untuk menentukan berapa banyak cahaya yang masuk ke dalam lensa. Semakin besar bukaannya maka akan semakin terang. Artinya, f yang digunakan semakin kecil, misalnya f/2.8. Selain harus memperhatikan aperture, Anda juga harus memperhatikan mengenai lensa yang akan Anda gunakan karena mempengaruhi terang gelap foto produk minuman botol.

  • Shutter Speed

Untuk mendapatkan hasil yang bagus, Anda harus memperhatikan shutter speed yang Anda gunakan. Shutter speed akan mempengaruhi cepat lambat lensa menangkap cahaya yang masuk. Untuk mendapatkan hasil foto yang lebih terang dengan low light photography, maka Anda harus menggunakan shutter speed yang kecil atau lambat tanpa flash.

Walaupun begitu, Anda tetap bisa menyesuaikan seberapa besar shutter speed yang Anda gunakan. Termasuk saat Anda menggunakan lighting untuk memberikan kesan yang lebih misterius dengan foto yang lebih terang.

  • Tripod

Pergunakan tripod agar kamera yang Anda gunakan tetap stabil terutama saat Anda menggunakan shutter speed yang rendah. Ini karena jika kamera tidak stabil akan menyebabkan foto menjadi blur dan hasilnya akan kurang baik.

Karena hal tersebut, Anda bisa menggunakan tripod. Akan lebih stabil lagi jika Anda menggunakan kamera yang sudah dilengkapi dengan fitur stabilization. Dengan begitu, hasil akan lebih fokus dan gambar tidak terlalu gelap.

  • Fast Lense

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka Anda sebaiknya menggunakan jenis lensa cepat atau lensa dengan bukaan lebar, misalnya f/1.4, f/1.8, f/2.8. Lensa jenis ini cocok untuk menangkap objek dengan cahaya yang minim.

Itulah beberapa tips untuk foto produk minuman botol jika Anda ingin menggunakan low light. Semoga informasi ini membantu Anda.